Posts

Showing posts from October, 2020

Bagaimana Membentuk Isim Fa'il Dari Fi'il? - Pelajaran 4 - Durusul Lughah 3

Image
Pada bab keempat dalam kitab Durusul lughah 3, kita akan mempelajari isim faa'il.      اسْمُ الفَاعِلِ (isim faa'il) Pengertian isim fa'il اسم الفاعل : اسم يصاغ من الفعل المبنيّ للمعلوم للدَّلالة على مَنْ قام بالفعل * Isim fa'il adalah isim yang dibentuk dari fi'il mabniy.  * Isim faa'il adalah isim yang menunjukkan siapa yang melakukan sebuah pekerjaan. * Untuk fi'il tsulaatsi al-mujarrad, bentuknya adalah sesuai dengan wazan فَاعِلَ  Contohnya : Fi'il madhi:  كَتَبَ  (menulis). Isim faa'il-nya adalah كَاتِبٌ (orang yang menulis; penulis). Latihan Soal  Bentuklah isim faa'il dari fi'il berikut: 1. قَتَلَ - يَقْتُلُ , isim fail => قَاتِلٌ 2. جَهِلَ - يَجْهَلُ , isim fail => جَاهِلٌ 3. رَكَعَ - يَرْكَعُ , isim fail => رَاكِعٌ 4. عَلِمَ - يَعْلَمُ , isim fail => عَالِمٌ 5. سَجَدَ - يَسْجُدُ , isim fail => سَاجِدٌ 6. رَكِبَ - يَرْكَبُ , isim fail => رَاكِبٌ 7. جَلَسَ - يَجْلِسُ , isim fail => جَالِسٌ  8. شَهِدَ - يَشْهَدُ , ...

Fungsi immaa - Pelajaran 3 - Durusul Lughah 3

Image
Sampailah kita pada pembahasan terakhir bab ketiga buku Durusul Lughah jilid 3 ini. Pada bab ini, terdapat beberapa materi pelajaran yang dibahas. Daftar Materi pelajaran yang dikupas pada pelajaran 3 1. أُخَرُ yang merupakan jamak dari أُخْرَى , serta bentuk mudzakkarnya. 2. Contoh penggunaan إِمَّا  3. Ungkapan صَلِّ بِنَا 4. اسْمُ الجِنْسِ الجَمْعِيّ (isim jinsi jamak dan mufrad) أُخْرَى  dan آخَرُ  أُخْرَى  (ukhraa) 1. أُخْرَى  artinya = yang lain. 2. أُخْرَى  adalah isim mu-annats (المؤنث ) dan untuk penggunaan isim mufrad (مفرد) Contoh kalimat menggunakan أُخْرَى  (ukhra): غَابَتْ زَيْنَبُ وَطَالِبَةٌ أُخْرَى , dalam bahasa Indonesia, kita bisa menerjemahkannya dengan: - Zainab dan seorang siswi lainnya tidak hadir. 3. Bentuk jamak dari أُخْرَى  adalah أُخَرُ (ukharu) a. أُخَرُ adalah mamnu' minash sharf (tidak bertanwin). b. Contoh kalimat menggunakan أُخَرُ : غَابَتْ زَيْنَبُ وَطَالِبَاتٌ أُخَرُ , artinya adalah : Zainad dan para siswi lai...

Nasab - Mansub - ya nisbah - Pelajaran 3 - Durusul Lughah 3

Image
Hari ini kita akan melanjutkan pelajaran bahasa Arab yang terdapat pada pelajaran ketiga dalam buku Durusul lughah jilid 3. Setelah mempelajari bagaimana membuat kalimat pasif dalam bahasa Arab , cara menulis bilangan tahun dalam hijriah dan masehi , sekarang kita akan belajar tentang ya nisbah (nasab dan mansub) dan nama yang awalnya terdapat ال (alif lam) didahului oleh harfun nida (يَا). Materi Pelajaran ketiga kitab Durusul lughah jilid tiga: 1. Kaidah nama yang terdapat ال jika didahului oleh huruf nida (يَا) Contoh nama yang didahului ال : - الحَسَنُ  - الحُسَيْنُ - الزُّبَيْرُ  - الحَارِثُ  - البَرَاءُ  Jika nama-nama di atas didahului huruf nida (يَا), maka kita hilangkan ال  Contoh : الحَسَنُ => يَا حَسَنُ الزُّبَيْرُ => يَا زُبَيْرُ  2. Kaidah النَّسَبُ (an-nasab) a. Proses menambahkan يّ (ya dengan tasydid) di akhir kata dinamakan nasab. b. Isim yang telah ditambahkan يّ (seperti poin a) dinamakan mansuub (المَنْسُوبُ) Catatan : - mansub (...

Penyebutan Tahun dalam Bahasa Arab - Pelajaran 3 - Durusul Lughah 3

Image
 Masih dalam pelajaran ketiga, namun kali ini kita akan membahas tentang عَامَ ('aama), yang artinya tahun. Jawaban ketika ditanya tahun berapa kamu lahir Lihat gambar di bawah. Jika ada pertanyaan : فِي أَيِّ عَامٍ وُلِدْتَ؟ (Ditahun berapa kamu lahir?) Maka kita menjawab dengan : - وُلِدْتُ عَامَ .....لِلْهِجْرَةِ atau  - وُلِدْتُ عَامَ ....لِلْمِيلاَدِ  Penyebutannya dimulai dari bilangan yang terendah (satuan, puluhan, ratusan, ribuan, dst). Contoh Kalimat 1. وُلِدْتُ عَامَ خَمْسَةٍ وَثَمَانِينَ وَثَلاَثِمِائَةٍ وَأَلْفٍ لِلْهِجْرَةِ  Saya dilahirkan pada tahun 1385 Hijriah. Dari contoh di atas, maka disebutkan dulu satuan terkecil yaitu 5, 80, 300, 1000 2. وُلِدْتُ عَامَ سَبْعَةٍ وَسِتِّيْنَ وَتِسْعِمِائَةٍ وَأَلْفٍ لِلْمِيْلاَدِ  Saya dilahirkan tahun 1967 Masehi. Penjelasan tentang عَامَ  1. Dari dua contoh kalimat di atas, maka terlihat kondisi عَامَ adalah manshub. 2. عَامَ manshub karena ia termasuk مَفْعُولٌ فِيه (maf'ul fiih) atau keterangan wak...

Fi'il Majhul dan Naibul Fail - Pelajaran 3 - Durusul Lughah 3

Image
Pada pelajaran ketiga, dalam kitab Durusul lughah jilid ketiga ini, kita akan belajar bentuk fi'il majhul, perbandingannya dengan fi'il ma'lum, contoh perubahan dari fi'il ma'lum ke fi'il majhul baik fi'il madhi dan fi'il mudhari. Silakan baca pada hiwar (percakapan) yang terdapat dalam buku. Di dalam catatan pada blog ini, saya akan menunjukkan contoh kalimat menggunakan fi'il majhul. Apa itu fi'il majhul? Fi'il majhul adalah fi'il yang fa'ilnya tidak disebutkan dalam kalimat (tidak diketahui). Di dalam bahasa Indonesia biasa disebut kata kerja pasif. Sebaliknya fi'il ma'lum adalah fi'il yang fa'il-nya disebutkan (diketahui). Di dalam bahasa Indonesia biasa disebut kata kerja aktif. Contoh fi'il ma'lum => فَتَحَ (fataha) = membuka Contoh fi'il majhul => فُتِحَ (futiha) = dibuka Contoh penggunaan fi'il majhul pada hiwar pelajaran tiga 1. Fi'il madhi فَتَحَ (membuka) Kita dapat melihat contoh f...

Wazan Jamak Taksir dan I'rabnya - Pelajaran 2 - Durusul lughah 3

Image
Kita telah mempelajari macam-macam jamak dan wazan jamak taksir, seperti pada pelajaran macam-macam jamak , wazan jamak taksir . Untuk mengingat kembali, kita ulang beberapa wazan, contohnya: 1. مَفَاعِلُ , misalnya : مَسَاجِدُ , mufradnya adalah مَسْجِدٌ (mesjid). 2. فَوَاعِلُ , misalnya : خَوَاتِمُ , mufradnya adalah خَاتِمَةٌ (akhir; kesudahan) 3. فَعَائِلُ , misalnya : صَحَائِفُ , mufradnya adalah صَحِيفَةٌ (lembar; surat kabar) 4. مَفَاعِيْلُ , misalnya : مَصَابِيحُ , mufradnya adalah مِصْبَاحٌ (lampu) Pada buku Durusul lughah jilid 3 pelajaran kedua ini, kita dikenalkan satu lagi wazan jamak taksir. Contoh kata yang diberikan penulis kitab adalah مَعَانٍ yang merupakan jamak dari مَعْنًى Contoh lainnya adalah kata-kata berikut: 1. جَوَارٍ => mufradnya adalah جَارِيَةٌ (perempuan) 2. لَيَالٍ => mufradnya adalah لَيْلَةٌ  (malam) 3. نَوَادٍ => mufradnnya adalah نَادٍ (klub) I'rab  1. Marfu' Contoh  : لِلْوَاوِ مَعَانٍ كَثِيْرَةٌ = waw mempunyai makna yang ban...

Ladaa yang bermakna indaa - Pelajaran 2 - Durusul lughah 3

Image
Pada pelajaran kedua kita telah mempelajari berbagai macam kata dan ekspresi misalnya min az-zaa-idah , ekspresi doa menggunakan fi'il madhi , la'alla yang mempunyai dua makna , dan lainnya. Materi selanjutnya adalah penjelasan kata لَدَى Penjelasan kata لَدَى  1. لَدَى : ظَرْفُ مَكَانٍ بِمَعْنَى عِنْدَ  ladaa adalah kata keterangan tempat, maknanya antara lain: di sisi; dekat; dengan; pada 2. تُقْلَبُ أَلِفُهَا يَاءً عِنْدَ إِضَافَتِهَا إِلَى الضَّمِيْرِ alif pada kata لَدَى  berubah menjadi huruf ya (ي) ketika ia berbentuk idhafah yang mudhaf ilaih-nya adalah dhamir. Contoh : لَدَى البَابِ = di sisi pintu itu. لَدَيْكَ = punya kamu.  Pada kasus kedua, لَدَى  adalah mudhaf, dan mudhaf ilaih-nya adalah dhamir كَ , sehingga alif (ى) berubah menjadi ya (ي)